Boneka selalu identik dengan sesuatu yang lucu dan menggemaskan, tapi tidak dengan yang satu ini. ini berbeda. Dia tidak pernah tidur, dan dia punya rahasia yang menakutkan. Cerita tentang boneka ini sudah lama beredar di desa kecil tempat aku tinggal. Tapi aku tidak pernah percaya sampai aku sendiri mengalami langsung apa yang aku sebut mimpi buruk hidupku.
Rumah Baru dan Boneka Tua di Loteng
Aku dan keluargaku pindah ke sebuah rumah tua yang sudah lama kosong. Rumah itu milik nenek buyutku yang meninggal beberapa tahun lalu. Orang bilang rumah itu angker, tapi aku tidak percaya hal-hal seperti itu. Sampai suatu hari, aku menemukan sebuah boneka tua yang duduk sendirian di loteng rumah.
Boneka itu terlihat usang. Rambut hitam panjangnya kusut dan matanya yang besar seolah-olah bisa menembus pikiranku. Aku mengambilnya dan membawanya turun ke kamar. Aku pikir, “Ah, boneka tua ini bisa jadi teman baru.” Tapi aku tidak tahu, itu adalah awal dari mimpi burukku.
Malam Pertama yang Mencekam
Malam pertama boneka itu di kamarku, aku mulai merasakan sesuatu yang aneh. Saat aku hampir tertidur, aku merasa ada yang menatap. Mataku terbuka dan aku melihat boneka itu duduk di atas meja rias, pandangannya tetap tertuju padaku. Jantungku berdegup kencang, tapi aku berusaha mengabaikannya.
Namun, suara langkah kecil terdengar dari lorong, pintu kamar sedikit terbuka sendiri, dan suhu ruangan tiba-tiba turun drastis. Aku mulai merasa takut, tapi aku berusaha meyakinkan diriku bahwa itu hanya imajinasiku.
Misteri Boneka dan Surat Tua

Keesokan harinya, aku menemukan sebuah kotak kayu kecil tersembunyi di balik boneka itu. Di dalamnya ada surat-surat tua dan sebuah buku harian milik nenek buyut. Dari buku itu aku tahu bahwa itu bukan boneka biasa. Konon, boneka itu adalah milik seorang anak kecil yang meninggal secara tragis di rumah ini.
Menurut cerita, jiwa anak itu terperangkap dalam boneka. Nenek buyutku pernah mencoba mengusir roh tersebut, tapi gagal. Aku mulai sadar bahwa aku sedang berhadapan dengan sesuatu yang jauh lebih dari sekadar mainan.
Teror Malam Kedua yang Lebih Mengerikan
Malam kedua, segala sesuatunya semakin buruk. Boneka itu berpindah tempat sendiri, suara tawa anak kecil terdengar di lorong, dan aku sering melihat bayangan di sudut kamarku. Aku hampir tidak bisa tidur karena merasa selalu diawasi.
Kegelapan di kamar terasa lebih pekat dan suara bisikan tidak jelas terdengar di telingaku. Aku mulai merasa kehadiran sosok lain yang sangat ingin berkomunikasi denganku, tapi aku takut untuk tahu lebih jauh.
Memanggil Bantuan Dukun Desa
Aku bercerita pada orang tuaku, tapi mereka tidak percaya. Akhirnya aku memutuskan untuk meminta bantuan Pak Arif, seorang dukun yang dikenal ahli menangani masalah mistis di desa kami.
Pak Arif datang dengan membawa perlengkapan ritual dan mulai menyelidiki itu. Ia bilang, roh anak itu kuat dan sulit untuk pergi, tapi ia akan mencoba melakukan ritual pengusiran. Ia juga memperingatkan aku agar menjauh dari boneka itu selama ritual berlangsung.
Mimpi Buruk dan Tangisan dalam Tidur
Setelah ritual pertama, aku masih mengalami mimpi buruk. Dalam mimpi itu aku melihat seorang anak kecil yang menangis dan memanggil namaku. Tangisan itu begitu pilu sampai aku sering terbangun dengan air mata di wajah.
Aku merasa roh itu ingin aku membantunya, tapi aku tidak tahu caranya. Aku mulai mencari informasi lebih banyak tentang anak itu dan apa yang sebenarnya terjadi padanya dulu.
Menggali Masa Lalu yang Kelam
Aku bertemu dengan beberapa warga desa yang masih ingat cerita lama tentang anak yang meninggal di rumah itu. Ternyata, anak itu adalah korban kecelakaan tragis yang tak pernah mendapatkan pemakaman yang layak.
Aku mulai merasakan beban berat untuk membantu roh itu agar bisa beristirahat dengan tenang. Aku dan Pak Arif pun merencanakan ritual terakhir untuk mengusir roh tersebut.
Ritual Terakhir dan Ketegangan Puncak
Malam ritual terakhir tiba. Semua warga yang percaya ikut berdoa bersama. Lilin-lilin dinyalakan, mantra dibacakan, dan boneka itu diletakkan di tengah ruangan.
Tiba-tiba angin kencang berhembus dan boneka itu mulai bergerak-gerak dengan sendirinya. Suasana berubah mencekam. Tapi setelah beberapa lama, suasana menjadi tenang. Sebuah cahaya putih lembut muncul dan roh anak itu akhirnya pergi.
Boneka yang Kini Diam
Sejak malam itu, boneka itu tidak pernah bergerak lagi. Aku bisa tidur nyenyak tanpa gangguan. Tapi boneka itu tetap ada di kamar sebagai pengingat bahwa ada kisah kelam yang pernah terjadi dan roh yang pernah tinggal di dalamnya.
Pelajaran dari Boneka yang Tidak Pernah Tidur
Cerita ini mengajarkan kita bahwa ada hal-hal di dunia ini yang tidak bisa dijelaskan dengan logika semata. Kadang, sesuatu yang tampak biasa bisa menyimpan rahasia kelam yang menunggu untuk terungkap.